Sabtu, 02 Mei 2015

Kasih Sayang Allah tak Terbatas | 0822 1708 8569| rpa bandung | rapat dan pawai akbar | bandung | Kamis 14 mei | Lapangan Gasibu | Kota Bandung | HTI JABAR |

Kasih Sayang Allah tak Terbatas |

rpa bandung | 0822 1708 8569| rapat dan pawai akbar | bandung | Kamis 14 mei | Lapangan Gasibu | Kota Bandung | HTI JABAR |  



SUDAH menjadi hal biasa jika dalam kehidupan muncul berbagai masalah. Masalah disini bisa dikatakan ujian bisa juga dikatakan dengan DP azab. Lho, kenapa DP azab? Bisa jadi masalah yang menimpa itu akibat kita sendiri yang menjauhi Allah sang Penguasa Alam ini.

Yang bisa menilai suatu masalah itu adalah ujian atau DP azab adalah kita sendiri (orang yang merasakannya). Namun diluar itu semua, kita tetap harus berhusnudzon terhadap Allah. Bahwa itu adalah bentuk kasih sayang Allah pada kita.

Gak percaya? Allah itu sayang pada kita melebihi kita sendiri. Bukankah pada surat Al-Fatihah ayat 1 disebutkan, “Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang”. Tidak ada kasih sayang yang lebih besar yang melebihi kasih sayangnya Allah.

Sedikit berbagi soal kehidupan seorang istri yang sudah menikah selama 3 tahun. Saat usia pernikahan menginjak empat bulan, ia dikabarkan mengandung. Ia dan suaminya bahagia sekali. Namun tak lama setelah kandungan berusia 4 minggu, terjadi masalah yang menyebabkan ia keguguran.

Akibat keguguran itu, ia harus bolak balik ke dokter, rumah sakit untuk mengatasi masalah yang ada dalam rahimnya. Tidak perlu ditanya berapa uang yang sudah keluar. Jarak pengobatan pun ditempuh sejauh manapun. Namun setelah tahun kedua pernikahan mereka, Allah belum beri ia kesembuhan.

Dalam episode itu, mungkin bagi kita yang merasakan sudah hampir putus asa. Begitu juga dengannya. Pasangan itu hampir putus asa. Namun, tetap kasih sayang Allah selalu mereka rasakan lewat karunia yang lain. Dalam masa sulit itu mereka mulai memiliki tempat tinggal pribadi. Tidak perlu susah-susah ngotrak seperti pasangan muda pada umunya.

Begitulah Allah beri kesulitan namun kemudian memberi kemudahan. Bukankah itu janji-Nya? Sekali lagi Allah itu Maha Menepati Janji. Dan Alhamdulillah, saat ini dalam usia pernikahan menginjak 4 tahun, si Istri akhirnya diberikan kesembuhan. Atas izin Allah ia mengandung dan saat ini dalam usia 4 bulan.

Lihatlah betapa sayangnya Allah padanya. Ternyata, selama 3 tahun itu Allah mampukan mereka untuk membangun rumah dan setelah rampung, dengan mudah Allah memberi mereka keturunan. Sekali lagi, Allah tidak pernah membatasi kasih sayang Nya di dunia ini. Tentu, kasih sayang Allah pun akan menjadi ujian untuk kita. Karena setelah diberi karunia oleh Nya, apakah kita semakin mendekat kepada Allah atau malah menjauhi Nya?.

Sejatinya, karunia Allah yang disyukuri akan Allah tambah dan diakhirat kelak tidak akan menjadi penyebab kesengsaraan. Berbeda dengan nikmat yang tidak disyukuri, Anda pasti tau apa akibatnya, kan? Jadi, tetaplah berprasangka baik pada Allah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar